Sani Rizki Pembawa Hoki Timnas Indonesia U-22

Gelandang Bhayangkara FC, Sani Rizki pembawa hoki bagi tim nasional Indonesia pada ajang Piala AFF U-22. Sebab ia turut mengantarkan Garuda Muda menjuarai turnamen sepakbola di Asia Tenggara tersebut. Sani menyumbang satu gol pada babak final sekaligus menyamakan kedudukan atas Thailand.

Hingga akhirnya Osvaldo Haay mencetak gol penentu kemenangan dan Indonesia keluar sebagai juara Piala AFF U-22. Hal ini jelas merupakan gelar pertama timnas U-22 di ajang AFF musim ini dan banyak kalangan menilai sang pemain menjadi pembawa hoki untuk timnas. Nah dibawah ini merupakan ulasannya.

Sani Rizki pembawa hoki dan ulasannya

Hoki

Sani-Rizki-Pembawa-Hoki-Timnas-Indonesia-U-22-1

Usai setibanya di bandara Soekarno Hatta, para punggawa timnas mendapatkan sambutan yang luar biasa. Dimana Kemenpora memberikan bonus sebesar 2 Miliar rupiah. Bahkan Presiden Jokowi Widodo juga memberikan penghargaan dengan memberiakan dana sebesa 200 juta untuk setiap masing-masing pemain.

“Betul Sani Rizki pembawa hoki, buktinya kemairin, dimana hokinya selalu adal di sang pemain. Tentunya selain dia rekan setimnya juga bermain sanat baik di setiap pertandingan. Jadi semua ini merupakan kerja asama tim yang bagus dan saya harap kekompakan ini terus terjaga.”Kata AKBP Sumardji kepada media.

Menurut manajer Bhayangkara FC ini, hal itu juga tidak lepas dari sikap baik yang di tunjukan oleh anggota Polri berpangkat Bripda atau brigadir dua tersebut, di dalam maupun di luar lapangan.

Patut dicontoh

Sani-Rizki-Pembawa-Hoki-Timnas-Indonesia-U-22-2

Salah satu sikap yang menurut Sumardji ada pada diri Sani Rziki adalah sikap penurut. Dimana dia tidak pernah memprotes apa yang diinstruksikan kepadanya oleh tim pelatih atau siapapun yang lebih senior. Sikap itu, menurut perwira dengan dua melati di pundaknya ini, haru dijadikan inspirasi dan contoh oleh pemain yang lain terutama rekan-rekannya dalam suad tim Garuda Muda.

“Sani Rizki pembawa hoki dan dia itu pemain yang penurut. Ibaratnya gini apa yang disampaikan oleh orang tua itu akan diikutinya. Itulah semangatnya dia yang menurut saya patut¬† diapresiasi dan ditiru oleh teman-temannnya.”Tutup Sumardji kepada media setempat.

 

Prediksi Home United vs PSM AFC CUP 2019

Prediksi-Home-United-vs-PSM-AFC-CUP-2019

Pada Rabu sore akan tersaji duel Home United vs PSM di ajang AFC Up 2019. Dimana laga kedua tim sendiri akan berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura.  Prediksi pertandingan sendiri dipastikan akan berjalan menarik dan ketat. Terutama PSM yang mana ingin mencuri poin sempurna.

Status sebagai runner up Liga 1 2018 jadi jalan juku Eja di Piala AFC 2019. PSM langsung menebus babak penyisihan grup H, menghadapi Home United, Lao Toyota dan Kaya FC. Jadi, wajar kalau PSM sangat antusias menanti laga perdana grup H kontra Home United di Singapura. Laga ini juga jadi ajang pembuktian kapasitas Darije Kalezic sebagai pelatuh kepala dan Eero Marrkanen yang merupakan rekrutan anyar baru PSM.

Sementara kondisi tuan rumah sendiri tampil di ajang AFC Cup mempunyai modal yang sangat baik. Pasalnya mereka sudah bermain di beberapa pertandingan. Termasuk salah satu di antaranya melawan Persija Jakarta pada babak kualifikasi Liga Champions Asia. Namun sayangnya kala itu mereka harus menyerah dari wakil asal Indonesia tersebut. Sehingga membuat mereka kini bermain di AFC Cup.

Dasuki akui PSM tim kuat- Prediksi Home United vs PSM

Prediksi-Home-United-vs-PSM-AFC-CUP-2019--1

 

Status tuan rumah yang di miliki oleh Home tentunya akan menjadi modal yang baik. Karena mereka akan mendapatkan dukungan yang melimpah dari para suporter setianya. Hal ini jelas akan membuat motivasi bertanding pemain akan meningkat dua kali lipat. Namun jelang laga pelatih Saswadimata Dasuki malah memilih realistis dalam sikapai peluang tim asuhannya.

“PSM memiliki tradisi yang bagus di sepakbola Indonesia dalam beberapa musim terakhir. Mereka mempunyai skuad yang kuat dalam dua tahun terakhir. Bahkan sebelumnya kami pernah berjumpa mereka di ajang Super Cup Asia 2018 yang berlangsung di Makassar. Jadi bagi kami imbang saja sudah bagus.”Kata Saswadimata Dasuki komentara laga Home United vs PSM.

Darije bersemangat hadapi Home United – Prediksi Home United vs PSM

Prediksi-Home-United-vs-PSM-AFC-CUP-2019-2

Jelang laga Home United vs PSM pada Rabu sore di Singapura. Pelatih PSM Makassar, Darijez Kalezic mengungkapkan skuadnya sangat antusias pada laga perdana grup H Piala AFC 2019. Menurutnya, seluruh elemen tim menganggap Piala AFC sebagai turnamen spesial buat PSM.

“Tentunya kami akan bermain dengan kebanggaan kami sebagai salah satu waklil Indonesia di turnamen level international resmi. Kami memang terkendala mepetnya waktu persiapana. Praktis, kami tidak sempat melakukan uji coba. Saya justru mendapatkan bayangan tim di saat PSM bermain di Piala Indonesia.

“Saya hanya melihat rekaman pertandingan saat melawan Persija dan sejumlah penampilan Home United di Liga Primier Singapura. Mereka juga mempunyai beberapa pemain yang perlu diwaspadai. Namun secara tim kami sangat siap untuk menatap pertandingan ini.”Kata Darije Kalezic kepada media.

Sementara itu, penyerang sayap PSM, Rahmat Syamsuddin mengungkapkan ia bersama pemain lainya yakin bisa mencuri poin di kandang Home United. Hal itu karena selain mereka sudah bertemu sebelumnya di turnamen pra musim yang berlangsung di Makassar. Kemudian mereka baru-baru ini menang besar di ajang Piala Indonesia saat melibas tamunya, Perserui.

“Persiapan kami bisa dibilang lumayan baik. Semangat kami pun sedang meninggi untuk menang. Jadi untuk bermain di pertandingan ini kami akan menargetkan kemenangan yang besar. Jadi buat kamu yang sukai taruhan dan ingin bertaruh bisa langsung Daftar Sbobet 2019. Yang mana di jamin terpercaya dan akurat mengenai prediksi sepakbola baik dan luar negeri.

 

 

Peluang Indonesia di Piala AFF 2018 Bergantung Partai Lain

Posisi timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018 semakin terdesak. Ini setelah tim asuhan Bima Sakti bertekuk lutut 2-4 dari tuan rumah Thailand. Alhasil, tim Merah Putih bergantung dengan hasil pertandingan Filipina dan Singapura.
Indonesia menelan kekalahan kedua di fase grup Piala AFF 2018. Sempat unggul duluan, Skuat Garuda takluk 2-4 dari Thailand.

Pada laga ketiga Indonesia di Grup B yang dihelat di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/11/2018) malam WIB, pelatih Bima Sakti melakukan beberapa perubahan termasuk memainkan Awan Setho di bawah mistar, lalu Riko Simanjuntak sebagai starter, dan mengembalikan Stefano Lilipaly serta Zulfiandi ke starting XI.

Perubahan itu membawa angin segar untuk Indonesia ketika mereka mampu meredam Thailand dan bahkan unggul duluan di menit ke-29 lewat gol Zulfiandi. Tapi, Thailand lantas menyamakan skor jadi 1-1 lewat Korrakot Wiriya-Udomsiri
Thailand berbalik unggul pada pengujung babak pertama lewat gol Pansa Hembivoon. Pada babak kedua, Indonesia semakin tertinggal usai Thailand mencetak dua gol beruntun lewat Adisak Kraisorn di menit ke-65 dan pemain pengganti Pokkhao Anan di menit ke-74.
Indonesia hanya bisa memperkecil skor lewat Fachrudin Aryanto di menit ke-89. Skor 4-2 bertahan untuk kemenangan tuan rumah.

Kekalahan ini membuat peluang Indonesia melaju ke semifinal semakin kecil. Indonesia terpaku di posisi keempat baru mengumpulkan tiga poin. Filipina sendiri menang 3-2 atas Timor Leste dan baru bermain dua kali. Sementara, Thailand kukuh di posisi pertama dengan enam poin dari dua laga.

Meski peluang tim sudah tipis, timnas Indonesia dipastikan tetap menatap pertandingan terakhir kontra Filipina, Minggu (25/11) nanti dengan serius. Tiga poin tetap menjadi incaran tim asuhan Bima Sakti.

Skuat Garuda telah kembali mendarat di tanah air, Minggu (18/11) malam, akan diberi libur satu hari. Persiapan jelang menghadapi Filipina sudah akan kembali dilaksanakan, Selasa (20/11) pagi di Lapangan ABC Senayan.

“Kami memberikan kesempatan pemain untuk libur latihan pada esok hari. Usai laga melawan Thailand, pemain dalam kondisi baik dan kami juga melakukan evaluasi terkait kekurangan dalam tim,” kata Bima Sakti seperti dilansir laman resmi PSSI.

Evan Dimas Pertimbangkan Tawaran Klub Thailand, Malaysia, Jepang dan Indonesia

Profil Evan Dimas mulai hangat diperbincangkan pada bursa transfer pemain regional Asia Tenggara pertengahan musim ini. Gelandang berusia 23 tahun yang kini berkiprah di negeri Jiran bersama Selangor FC dikabarkan menjadi rebutan klub-klub Thailand, Malaysia, Jepang dan juga Indonesia.

Salah satu faktor yang membuat sejumlah klub segera menaruh minat pada Evan Dimas adalah durasi kontraknya bersama tim Liga Super Malaysia, Selangor FA akan berakhir pada bulan ini. Masa depannya belum pasti. Oleh sebab itu, Evan masih menimang-nimang tawaran yang ada.

Sang agen, Muly Munial mengatakan, Evan tidak akan memutuskan masa depannya dalam waktu dekat. Pasalnya, mantan pemain Bhayangkara FC itu sedang fokus di Piala AFF 2018 bersama Timnas Indonesia.

“Kalau tawaran ada banyak dari Thailand, Indonesia, atau Malaysia tapi anak-anak bilang fokus dulu AFF,” ujar Muly di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (16/11).

Bersama Selangor FA, Evan mengemas tiga gol dari 20 pertandingan. Selain catatan gol, Evan dikenal sebagai pemain gelandang pekerja keras dan mampu membaca ritme permainan.

“Kalau, Evan itu antara Thailand dan Indonesia. Ilham balik ke Indonesia, untuk sekarang belum bisa sebutkan klubnya,” lanjutnya.
Selain klub dari Thailand dan Malaysia, Evan dikabarkan juga tengah masuk radar klub Liga Jepang. Namun, belum diketahui identitas tim tersebut.

“Evan mau ke Jepang, siapa yang tidak mau?” ujar agen Evan, Muly Munial di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (16/11/2018).

“Tapi belum ada tawaran yang deal. Selama ini cuma menanyakan saja,” katanya menambahkan.

Kata Muly, klub Liga Jepang tersebut meminta rekaman video pertandingan yang dimainkan Evan, belum ke tahap yang lebih serius.

“Saya belum bisa bilang karena mereka baru bilang kirim video, belum serius. Yang serius baru dari Thailand saja,” pungkas sang agen.